Di banyak rumah di Indonesia, kompor stainless jadi pilihan utama karena bentuknya rapi, tidak mudah berkarat, dan cocok ditempatkan di berbagai jenis dapur. Tampilan stainless steel yang mengilap memberi kesan bersih dan modern.
Namun seiring aktivitas memasak sehari-hari, minyak, asap, dan percikan bumbu bisa menempel dan membuat permukaan stainless berubah kusam. Agar kompor tetap terlihat cerah dan enak dipandang, perawatan bodi perlu dilakukan secara rutin.
Daftar isi
Cara Merawat Kompor Stainless
Berikut cara yang bisa Anda terapkan di rumah, dengan pendekatan yang aman untuk permukaan stainless dan mudah dilakukan tanpa peralatan khusus.
Membersihkan kompor setelah digunakan

Membersihkan kompor setelah memasak adalah rutinitas paling dasar yang membantu menjaga permukaan stainless tetap cerah. Setiap kali selesai menggoreng atau memasak kuah, biasanya ada cipratan minyak yang mengering di permukaan. Jika dibiarkan, noda tersebut membentuk lapisan kusam.
Anda bisa menggunakan spons halus dan sabun pencuci piring yang dicampur air hangat. Usap bagian atas kompor secara perlahan, terutama area yang paling sering terkena percikan. Bersihkan juga bagian pinggir kompor dan sambungan antar panel, karena area ini sering menyimpan kotoran tipis yang sulit terlihat.
Saat membersihkan, fokuslah pada rutinitas, bukan tekanan gosokan. Stainless steel cukup sensitif terhadap gesekan keras, sehingga ikuti alur arah seratnya agar permukaannya tetap mulus.
Menggunakan pembersih stainless steel untuk kilau ekstra
Di beberapa toko peralatan rumah tangga, terdapat cairan pembersih khusus stainless steel yang dirancang untuk menghilangkan bercak minyak membandel. Pembersih ini bekerja baik untuk kompor yang sudah lama tidak dibersihkan atau memiliki noda tebal.
Cara menggunakannya cukup sederhana:
- Teteskan atau semprotkan sedikit cairan ke kain lembut
- Usapkan secara merata ke permukaan kompor gas stainless
- Arahkan gerakan mengikuti garis pola stainless agar hasil akhirnya rata dan tidak menyisakan bayangan noda
Jika Anda ingin menggunakan bahan alami, campuran air dan cuka putih adalah pilihan aman. Cuka membantu memecah minyak tanpa merusak lapisan stainless.
Campurkan dalam botol semprot dengan perbandingan sama, lalu lap dengan kain lembut. Aroma cuka akan hilang dalam beberapa menit setelah dibersihkan.
Menghindari alat pembersih kasar yang bisa menggores

Beberapa orang menggunakan sikat kawat atau spons abrasif untuk menghilangkan noda yang membandel. Meskipun terlihat praktis, permukaan abrasif bisa meninggalkan garis tipis pada stainless steel. Garis ini akan terlihat sangat jelas jika terkena cahaya.
Oleh karena itu, sebaiknya gunakan kain microfiber atau spons lembut saat membersihkan bagian atas kompor. Kain microfiber menyerap minyak lebih baik dan tidak meninggalkan bekas goresan.
Jika Anda menemukan noda yang sulit hilang, buatlah pasta baking soda dan air, lalu oleskan dengan lembut. Baking soda aman untuk stainless dan membantu mengangkat kotoran tanpa merusak permukaan.
Mengeringkan permukaan kompor setelah dibersihkan
Mengeringkan permukaan kompor setelah dibersihkan merupakan langkah yang sering dilupakan. Air yang menguap sendiri akan meninggalkan bercak putih, apalagi jika air di rumah Anda tergolong “air sadah”. Bercak air ini membuat permukaan stainless tampak buram.
Setelah selesai mencuci, gunakan kain microfiber kering dan lap seluruh permukaan sampai benar-benar kering. Lakukan gerakan mengikuti arah serat stainless. Langkah kecil ini menjaga permukaan tetap halus dan menjaga kilau alami kompor.
Melapisi permukaan dengan minyak mineral atau baby oil

Di banyak rumah, baby oil atau minyak mineral sering digunakan untuk membuat furnitur berbahan stainless terlihat lebih cerah. Anda bisa menerapkan cara yang sama pada kompor stainless.
Caranya mudah:
- Teteskan sedikit baby oil pada kain lembut
- Usapkan secara merata di permukaan kompor
- Lapisan tipis minyak akan memberikan perlindungan tambahan dari noda sidik jari dan percikan air
- Hasilnya membuat kompor terlihat lebih mengilap dan bersih
Selain itu, pembersihan di hari berikutnya menjadi lebih mudah karena kotoran tidak menempel sekuat sebelumnya.
Penutup
Merawat kompor stainless bukan pekerjaan rumit. Dengan rutinitas sederhana seperti membersihkan setelah selesai memasak, menggunakan cairan pembersih yang tepat, menghindari alat pembersih keras, dan memberikan lapisan pelindung, tampilan kompor bisa tetap seperti baru.
Kebiasaan kecil ini membuat dapur terlihat rapi dan memberi kesan nyaman setiap kali Anda memasak.










Leave a Comment