Mesin EDC sudah menjadi perangkat wajib di banyak usaha, dari minimarket kecil hingga restoran besar. Setiap hari, ratusan transaksi berjalan melalui alat ini.
Namun, kenyataannya tidak semua kasir memahami betul cara menggunakan mesin EDC dengan benar. Ada yang masih bingung ketika kartu gagal terbaca. Ada juga yang panik ketika struk tidak keluar padahal transaksi sudah sukses.
Kemampuan mengoperasikan EDC terlihat sederhana, tetapi ada detail kecil yang menentukan kelancaran transaksi. Pemilik usaha pun perlu memahami cara kerjanya, karena EDC menyangkut arus uang dan keamanan informasi pelanggan.
Daftar isi
Apa itu Mesin EDC dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Mesin EDC (Electronic Data Capture) adalah alat untuk menerima pembayaran dari kartu debit, kartu kredit, atau kartu dengan fitur NFC. Alat ini membaca data kartu, mengirimkan permintaan transaksi ke sistem bank, lalu mengeluarkan struk sebagai bukti resmi.
Mesin EDC hadir dalam beberapa bentuk koneksi:
- GPRS yang mengandalkan sinyal seluler
- LAN melalui kabel internet
- Bluetooth yang terhubung ke aplikasi POS
- NFC/contactless untuk transaksi tempel kartu
Walaupun modelnya berbeda, alur kerjanya tetap sama, yaitu kasir memasukkan nominal > kartu dibaca > pelanggan melakukan verifikasi > bank memberikan persetujuan.
Panduan Menggunakan Mesin EDC untuk Kasir

Bagian berikut ini menjelaskan alur transaksi yang biasa dilakukan di toko atau restoran. Panduan menggunakan mesin EDC berikut dibuat sederhana agar pemula bisa mengikuti tanpa hambatan.
Pastikan mesin EDC siap dipakai
Hal pertama yang harus dicek oleh kasir adalah kondisi perangkat:
- Mesin menyala dengan normal
- Baterai cukup jika perangkat portable
- Sinyal atau koneksi internet stabil
- Kertas struk masih tersedia
Jika salah satu dari faktor ini bermasalah, transaksi bisa gagal di tengah jalan.
Masukkan nominal pembayaran dengan tepat
Setelah pelanggan menyebutkan metode pembayaran, masukkan angka sesuai total belanjanya. Periksa kembali sebelum menekan tombol “Enter”.
Kasir berpengalaman biasanya menyebutkan ulang jumlahnya untuk memastikan tidak ada kesalahan pengetikan.
Proses kartu berdasarkan jenisnya
Setiap kartu memiliki cara pembacaan berbeda. Kasir harus memahami tiga metode umum:
- Chip: Masukkan kartu ke slot bawah
- Magnetic stripe: Gesekkan kartu di sisi mesin
- Contactless (NFC): Minta pelanggan menempelkan kartu di area sensor
Kasir tidak perlu menekan kartu terlalu keras. Yang terpenting adalah posisi kartu sesuai instruksi mesin.
Minta pelanggan melakukan verifikasi
Setelah kartu dibaca, pelanggan biasanya akan diminta memasukkan PIN. Untuk beberapa kartu kredit, transaksi hanya butuh tanda tangan.
Kasir tidak boleh melihat PIN pelanggan. Beri ruang agar pelanggan mengetik secara nyaman.
Tunggu proses persetujuan dari bank
Setelah pelanggan melakukan verifikasi, mesin akan mengirim data ke server bank. Jika jaringan stabil, proses ini hanya memakan waktu beberapa detik.
Layar akan menampilkan hasil transaksi, berhasil atau gagal.
Jika gagal, kasir bisa mengecek:
- Apakah jaringan mesin EDC lemah?
- Apakah kartu tidak terbaca?
- Apakah koneksi EDC terputus?
Kemudian lakukan transaksi ulang dengan izin pelanggan.
Cetak struk dan berikan kepada pelanggan
Struk adalah bukti pembayaran resmi. Biasanya ada dua:
- Struk merchant untuk toko
- Struk customer untuk pelanggan
Jika mesin mendukung struk digital, kasir bisa menawarkan pengiriman lewat SMS atau email.
Tips Agar Transaksi Melalui EDC Selalu Lancar

Penggunaan mesin EDC tidak berhenti pada transaksi saja. Ada kebiasaan kecil yang bisa membuat alat lebih awet dan mengurangi risiko error.
- Cek kertas struk setiap hari
Stok kertas yang habis di tengah transaksi sering membuat kasir panik. Menyiapkannya sejak awal shift jauh lebih aman. - Jaga kebersihan slot kartu
Debu yang menumpuk dapat mengganggu pembacaan chip dan magnetic stripe. - Periksa baterai mesin portable
Mesin yang mati mendadak bisa membatalkan transaksi. - Lakukan settlement sesuai jadwal
Beberapa EDC memerlukan proses settlement harian untuk merapikan catatan transaksi. - Hindari menyimpan PIN pelanggan
Ini penting untuk mencegah pelanggaran privasi dan menjaga kepercayaan pelanggan.
Penutup
Menggunakan mesin EDC tidak sulit, tetapi membutuhkan perhatian pada detail kecil. Kasir yang memahami alur transaksi akan bekerja lebih cepat dan mengurangi risiko kesalahan. Usaha pun terlihat lebih profesional di mata pelanggan.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa menjalankan transaksi kartu dengan lebih percaya diri dan memastikan setiap pembayaran tercatat secara aman dan benar.










Leave a Comment