#1 Your Trusted Business Partner

AC 1 PK Berapa Watt? Berikut Penjelasan dan Panduan Menghitungnya

Galih Nugroho

ac 1 pk berapa watt - Narmadi.co.id

Saat memilih AC untuk rumah, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, AC 1 PK berapa watt? 

Mengetahui konsumsi listrik AC sangat penting, terutama jika Anda ingin mengontrol penggunaan energi dan menghindari lonjakan tagihan listrik. 

Artikel ini akan membahas berapa watt yang dibutuhkan untuk AC 1 PK dan bagaimana cara menghitung konsumsi listriknya agar Anda bisa lebih hemat energi.

Sekilas tentang AC 1 PK

Sebelum membahas lebih lanjut tentang AC 1 PK berapa watt, mari kita pahami dulu apa itu AC 1 PK. 

PK adalah singkatan dari Paardekracht, yang dalam bahasa Indonesia berarti daya kuda. 1 PK setara dengan 735,5 watt. Kapasitas AC ini biasanya digunakan untuk ruangan berukuran sedang, seperti kamar tidur atau ruang tamu kecil, dengan ukuran sekitar 14 hingga 18 meter persegi.

Baca Juga: Rekomendasi AC 1 PK Harga Mulai 2 Jutaan, Hemat Listrik dan Berkualitas!

Namun, penting untuk dicatat bahwa 1 PK bukanlah konsumsi daya listrik yang sebenarnya. 1 PK mengacu pada kapasitas pendinginan, sementara daya listrik yang dikonsumsi tergantung pada efisiensi AC dan teknologinya (inverter atau non-inverter).

AC 1 PK Berapa Watt?

Konsumsi daya listrik AC 1 PK dapat bervariasi tergantung pada merek, model, dan teknologi yang digunakan. 

Secara umum, AC 1 PK mengonsumsi daya sekitar 735 watt hingga 950 watt. Berikut adalah rincian untuk jenis AC berdasarkan teknologi yang digunakan:

  • AC non-inverter: Biasanya mengonsumsi daya listrik sekitar 800 hingga 900 watt. AC jenis ini bekerja pada kecepatan penuh hingga suhu yang diinginkan tercapai, kemudian mati dan hidup kembali saat suhu meningkat. Hal ini menyebabkan konsumsi energi yang lebih tinggi.
  • AC inverter: Air conditioner dengan teknologi inverter lebih hemat energi, dengan konsumsi daya sekitar 600 hingga 800 watt. Teknologi inverter memungkinkan kompresor untuk bekerja sesuai kebutuhan, sehingga penggunaan listrik lebih efisien karena tidak harus terus menerus menyala-mati (on-off).

Cara Menghitung Konsumsi Listrik AC 1 PK

Untuk menghitung konsumsi listrik AC 1 PK dengan lebih akurat, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Ketahui watt AC

Pertama, Anda perlu mengetahui AC 1 PK berapa watt. Seperti yang disebutkan sebelumnya, untuk AC non-inverter bisa sekitar 800 hingga 900 watt, sementara AC inverter bisa lebih rendah, yaitu 600 hingga 800 watt.

2. Hitung lama penggunaan per hari

Tentukan berapa lama Anda biasanya menggunakan AC setiap harinya. Misalnya, jika Anda menyalakan AC selama 8 jam per hari, ini akan digunakan sebagai acuan.

3. Menghitung konsumsi harian

Rumus untuk menghitung konsumsi listrik per hari adalah:

Konsumsi harian=Watt AC × Lama Penggunaan (jam) / 1000


Sebagai contoh, jika Anda menggunakan AC 1 PK dengan daya 800 watt selama 8 jam per hari:

Konsumsi harian = 800 × 8 / 1000 = 6.4 kWh

Artinya, dalam satu hari, AC tersebut mengonsumsi 6,4 kWh listrik.

4. Hitung konsumsi bulanan

Untuk mengetahui konsumsi listrik bulanan, kalikan hasil harian dengan jumlah hari dalam sebulan (biasanya 30 hari). Jika Anda menggunakan AC setiap hari selama sebulan, maka:

Konsumsi bulanan = 6.4 kWh × 30 bulan = 192 kWh

5. Perkirakan biaya listrik bulanan

Setelah mengetahui total konsumsi listrik bulanan, Anda dapat menghitung perkiraan biaya listrik. 

Misalnya, jika tarif listrik di daerah Anda adalah Rp.1.500 per kWh, maka biaya bulanan untuk penggunaan AC 1 PK adalah:

Biaya listrik = 192 × Rp.1.500 = Rp.288.000 ribu

Jadi, biaya listrik untuk penggunaan AC 1 PK selama sebulan dengan durasi 8 jam per hari adalah sekitar Rp 288.000.

Tips Menghemat Listrik pada AC 1 PK

Setelah mengetahui AC 1 PK berapa watt, berikut adalah beberapa tips untuk menghemat listrik agar tagihan Anda tetap terkendali:

1. Pilih AC dengan teknologi inverter

AC inverter lebih efisien dalam penggunaan listrik karena dapat menyesuaikan kecepatan kompresor dengan kebutuhan pendinginan. Dengan teknologi ini, Anda bisa menghemat hingga 30-50% konsumsi energi dibandingkan dengan AC non-inverter.

2. Atur suhu secara optimal

Usahakan untuk mengatur suhu AC pada level optimal, yaitu sekitar 24-26 derajat Celcius. Suhu yang terlalu rendah akan membuat AC bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak listrik.

3. Manfaatkan timer dan mode eco

Banyak AC 1 PK yang sudah dilengkapi dengan fitur timer dan mode eco. Anda dapat mengatur AC agar mati otomatis setelah beberapa jam atau menggunakan mode hemat energi untuk mengurangi konsumsi listrik.

4. Lakukan perawatan rutin

Pastikan AC Anda dirawat secara berkala, terutama membersihkan filter udara. Filter yang kotor dapat mengurangi efisiensi AC dan membuatnya bekerja lebih keras, yang pada akhirnya meningkatkan konsumsi listrik.

Baca Juga: Mengapa AC Tidak Dingin? Cek 5 Masalah Umum dan Cara Mengatasinya

5. Gunakan tirai atau gorden tebal

Menggunakan tirai tebal di siang hari dapat membantu mengurangi panas dari luar ruangan. Dengan begitu, AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mendinginkan ruangan, sehingga penggunaan listrik bisa lebih hemat.

Mengetahui AC 1 PK berapa watt dan cara menghitung konsumsi listriknya adalah langkah penting untuk mengelola penggunaan energi di rumah Anda. 

Dengan memahami konsumsi daya dan mengikuti tips hemat energi di atas, Anda bisa menikmati udara sejuk di rumah tanpa harus khawatir dengan tagihan listrik yang tinggi.

Tags

AC

Related Post

Leave a Comment