#1 Your Trusted Business Partner

Jenis Filter Air Purifier: Panduan Praktis agar Tidak Salah Pilih

Galih Nugroho

filter air purifier - Narmadi.co.id

Ada satu hal menarik tentang air purifier. Banyak orang membelinya ketika mulai sadar kualitas udara di rumah ternyata enggak selalu sebersih kelihatannya. Apalagi kalau tinggal di kota besar, dekat jalan raya, punya hewan peliharaan, atau tinggal di apartemen tanpa ventilasi yang ideal.

Di awal, orang biasanya fokus pada merek, ukuran ruangan, atau desain. Padahal, performa air purifier justru ditentukan oleh komponen yang jarang diperhatikan, yaitu filter.

Nah, di sinilah sering muncul kebingungan. Ada begitu banyak jenis filter air purifier, dari HEPA, karbon aktif, UV, pre-filter, hingga ionizer. Nama kedengarannya teknis, tapi sebenarnya fungsinya cukup mudah dipahami kalau dijelaskan dengan cara yang dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Artikel ini membantu Anda mengenali jenis filter air purifier dan fungsi masing-masing supaya keputusan membeli atau mengganti filter tidak sekadar ikut tren.

Kenapa Memahami Jenis Filter itu Penting?

filter air purifier

Ibarat memasak, air purifier adalah alatnya, sedangkan filter adalah “bahannya”. Kalau bahannya tepat, hasilnya terasa. Sebaliknya kalau salah filter, air purifier tetap menyala tapi kualitas udaranya tidak banyak berubah.

Setiap filter dirancang untuk menangani jenis polusi yang berbeda. Ada yang bagus untuk debu dan tungau, ada yang lebih fokus menyerap bau, ada yang dirancang untuk mikroorganisme, dan ada yang sekadar menjadi lapisan pelindung agar filter utama tidak cepat rusak. Karena itu, memilih air purifier tanpa memahami filternya seperti beli obat tanpa tahu gejalanya.

Jenis Filter Air Purifier dan Fungsinya

filter air purifier

Berikut penjelasan yang lebih mudah dicerna, berdasarkan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.

HEPA filter

HEPA filter adalah jenis filter yang paling sering ditemui. Filter ini bisa menangkap partikel super kecil seperti debu halus, serbuk sari, bulu hewan, hingga tungau,  ideal untuk rumah dengan anggota keluarga yang memiliki riwayat alergi atau asma.

Cocok digunakan oleh:

  • Pengguna yang sensitif terhadap debu
  • Rumah dengan hewan peliharaan
  • Ruangan tertutup tanpa ventilasi

Nilai lebihnya, performa penyaringan tinggi dan tidak menghasilkan zat kimia baru.

Karbon aktif

Kalau ada bau rokok, masakan, bau lembap, atau aroma hewan peliharaan, filter karbon aktif akan terasa manfaatnya. Filter ini bekerja dengan adsorpsi, yaitu menahan gas dan bau agar tidak kembali ke udara.

Pemakaian yang pas misalnya:

  • Dapur atau ruang makan
  • Rumah dekat jalan besar
  • Rumah dengan penghuni perokok aktif

Ini juga berguna untuk ruangan yang terpapar VOC (volatile organic compunds) dari cat, parfum, atau pembersih rumah tangga.

Pre filter

Pre filter adalah lapisan pertama yang menangkap partikel besar seperti rambut, bulu, atau debu kasar. Walaupun terdengar sederhana, fungsinya penting karena menahan kotoran besar agar filter lain tidak cepat kotor atau habis masa pakainya.

Bagusnya, jenis ini biasanya bisa dicuci dan digunakan ulang.

Filter UV

Filter berteknologi UV digunakan untuk merusak struktur mikroba seperti virus, bakteri, dan jamur. Kinerjanya tidak terlihat secara fisik, tetapi efektif dalam kondisi ruangan lembap atau rumah yang sering tertutup rapat.

Jenis ini sering digunakan di tempat seperti:

  • Ruang perawatan
  • Kamar bayi
  • Rumah dengan anggota keluarga rentan sakit

Ionizer

Walaupun bukan filter fisik, ionizer membantu membersihkan udara dengan melepaskan ion negatif yang menempel pada partikel debu lalu membuatnya jatuh ke permukaan. Setelah itu, debu dapat dibersihkan menggunakan vacuum atau kain microfiber.

Catatan penting: pastikan produk yang dipilih sudah sesuai standar keamanan karena beberapa ionizer generasi lama dapat menghasilkan ozon.

Kombinasi filter

Sekarang banyak air purifier yang menggabungkan beberapa filter dalam satu perangkat. Contohnya pre filter plus HEPA plus karbon aktif, atau HEPA plus UV. Kombinasi ini membuat fungsi penyaringan lebih seimbang dan efisien, terutama di lingkungan yang polusinya beragam.

Tips Agar Filter Bekerja Maksimal

filter air purifier

Yuk, perhatikan hal berikut:

  • Cuci pre-filter secara rutin, biasanya setiap 2 minggu
  • Ganti HEPA dan karbon aktif sesuai rekomendasi produsen
  • Tempatkan air purifier di area dengan aliran udara baik, bukan pojok ruangan
  • Sesuaikan kapasitas air purifier dengan ukuran ruangan

Penggunaan yang tepat membantu memperpanjang umur perangkat sekaligus menjaga kualitas udara tetap optimal.

Penutup

Memahami jenis filter air purifier membantu Anda menentukan perangkat yang sesuai untuk kebutuhan rumah, bukan sekadar mengikuti merek atau tampilan. Setiap filter punya fungsi khusus, mulai dari menangkap debu, menyerap bau, hingga menonaktifkan mikroorganisme.

Dengan memilih filter yang tepat dan merawatnya secara rutin, air purifier dapat bekerja lebih maksimal dan memberikan kualitas udara yang lebih baik untuk aktivitas sehari-hari.

Related Post

Leave a Comment