#1 Your Trusted Business Partner

Cara Mengajukan Sertifikat Varian ke DJID – KOMDIGI

Galih Nugroho

sertifikat varian - Narmadi.co.id

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar perangkat IoT dan elektronik di Indonesia tumbuh sangat cepat. Produk seperti mainan pintar, alat rumah tangga pintar, sensor IoT, mesin kasir berbasis Bluetooth, hingga perangkat edukasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Mathematics) makin banyak masuk ke pasar. 

Namun banyak pelaku usaha masih bingung ketika satu produk memiliki lebih dari satu bentuk fisik, tapi menggunakan modul komunikasi yang sama. Di kondisi tersebut, proses sertifikasi DJID tidak harus dimulai dari awal. Sertifikat varian menjadi jalur yang lebih efisien.

Artikel ini menguraikan apa yang dimaksud dengan sertifikat varian dan bagaimana proses permohonannya dilakukan dengan cara yang tepat.

Apa itu Sertifikat Varian?

sertifikat DJID varian

Sertifikat varian adalah bentuk sertifikasi lanjutan untuk produk telekomunikasi yang menggunakan modul dan fitur konektivitas yang sama, tetapi memiliki perbedaan bentuk fisik, warna, label, casing, atau model pemasaran.

Dalam regulasinya, sertifikat ini hanya berlaku jika:

  • Modul telekomunikasi sama
  • Fitur konektivitas hanya satu jenis, misalnya hanya Bluetooth atau hanya WiFi
  • Daya pancar kurang dari 10 mW
  • Merek dan tipe dasar produk masih berada dalam kategori yang sama

Dengan kata lain, sertifikat varian memastikan setiap varian tetap legal digunakan di Indonesia tanpa perlu mengulang uji laboratorium untuk setiap model.

Kenapa Sertifikasi Varian Penting?

Bagi pelaku industri elektronik dan telekomunikasi, sertifikasi varian memberikan:

ManfaatDampak Langsung
Efisiensi biayaTidak perlu pengujian ulang untuk model serupa
Waktu lebih cepatProses lebih singkat dibandingkan permohonan sertifikasi baru
Fleksibilitas produksiCocok untuk produk dengan banyak SKU (Stock Keeping Unit), warna, atau packaging
Legalitas distribusiMenghindari risiko penahanan barang atau penarikan produk dari pasar

Untuk konteks Indonesia, sertifikat varian sangat relevan karena banyak produk OEM (Original Equipment Manufacturer) / ODM (Original Design Manufacturer), mainan edukasi, produk Bluetooth low-power, perangkat retail, dan perangkat smart home biasanya hadir dalam banyak tampilan fisik, tapi modul komunikasinya sama.

Jenis Produk yang Umumnya Menggunakan Sertifikasi Varian

Beberapa contoh kategori produk yang sering memerlukan sertifikat varian:

  • Mainan pintar (STEM/STEAM)
  • Smart home device (lampu pintar, sensor, kontrol pintu)
  • Wearable pendidikan seperti audio reader device
  • Printer mini thermal Bluetooth
  • Smart scale atau smart health monitoring
  • Produk IoTretail low-power

Jika produk memiliki lebih dari satu modul wireless, biasanya tidak memenuhi syarat varian dan harus mengajukan sertifikat DJID reguler.

Dokumen yang Harus Disiapkan

sertifikat varian

Untuk mengajukan permohonan varian, dokumen berikut harus siap dalam format digital dengan kualitas yang jelas:

  • Laporan uji RF untuk modul yang digunakan
  • Laporan uji EMC untuk salah satu varian
  • Foto produk dari berbagai sisi untuk setiap model varian
  • Diagram blok dan posisi modul di dalam perangkat
  • Surat pernyataan penggunaan modul yang berisi merek, tipe modul, dan daftar varian
  • Dokumen tambahan dari DJID jika diperlukan

Dokumen wajib disusun rapi sesuai urutan template sistem untuk mempercepat proses verifikasi.

Alur Permohonan Sertifikasi Varian ke DJID

sertifikat varian
  • Login ke sistem e-sertifikasi DJID https://sertifikasi.postel.go.id/adminpanel/login
  • Pilih jenis permohonan “Sertifikat Varian”
  • Isi data teknis perangkat seperti merek, tipe dasar produk, modul, dan asal produksi
  • Unggah dokumen sesuai persyaratan yang diminta
  • Tunggu evaluasi oleh petugas teknis
  • Jika dokumen valid, sertifikat varian akan diterbitkan secara elektronik

Durasi waktu dapat berbeda tergantung kelengkapan dokumen dan antrean evaluasi.

Tips Agar Permohonan Tidak Ditolak

Berdasarkan pengalaman pelaku industri, beberapa kesalahan yang umum terjadi:

  • Model varian berbeda chipset atau firmware
  • Label sertifikasi belum sesuai format
  • Modul wireless dipindahkan atau posisi antena berubah
  • SKU produk berbeda tetapi diklaim sebagai varian padahal fiturnya bertambah

Agar prosesnya lancar, pastikan:

  • Modul dan parameter RF benar-benar identik
  • Foto perangkat menunjukkan bentuk luar dan dalam
  • Surat pernyataan modul menyebut daftar varian dengan jelas

Penutup

Sertifikat varian memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menghadirkan lebih banyak model tanpa harus mengulang seluruh proses sertifikasi DJID. Selama alurnya dipahami sejak awal, mulai dari memastikan modul identik hingga menyiapkan dokumen visual dan teknis, pengajuannya akan jauh lebih tertata.

Jika Anda belum terbiasa menyusun laporan RF, menyiapkan foto internal, atau memastikan parameter modul selaras antar varian, bekerja sama dengan penyedia layanan sertifikasi DJID bisa membantu mempercepat proses. Dukungan teknis seperti ini memastikan setiap varian berstatus legal sebelum masuk ke jalur distribusi nasional. <UN>

Tags

DJID

Related Post

Leave a Comment